Presiden Prabowo Tegaskan Kepemimpinan Berani dan Kerja Nyata di Hadapan Evaluasi Capaian 2025
Jakarta.Rajawalinusantaratv.id
– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk terus mengarahkan pemerintahan pada kerja nyata yang berdampak langsung bagi rakyat. Dalam forum evaluasi kinerja nasional, Presiden menekankan bahwa kepemimpinan ke depan harus berpijak pada keberanian mengambil keputusan strategis yang selaras dengan arah besar pembangunan bangsa, bukan sekadar retorika atau pencitraan.
Presiden menyampaikan bahwa seluruh jajaran pemerintahan wajib menjaga fokus pada sasaran prioritas nasional. Evaluasi kinerja dilakukan secara menyeluruh guna memastikan setiap program berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat konkret bagi masyarakat. Penajaman target dan koreksi kebijakan, menurut Presiden, menjadi kunci agar langkah pembangunan tetap berada di jalur yang benar.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga memaparkan sejumlah capaian strategis sepanjang tahun 2025. Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah keberhasilan Indonesia dalam menjaga swasembada beras serta memperkuat cadangan pangan nasional sebagai fondasi ketahanan ekonomi dan stabilitas sosial. Selain itu, berbagai program penguatan sektor pertanian, infrastruktur dasar, serta peningkatan kesejahteraan rakyat disebut terus menunjukkan progres signifikan.
Presiden menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan masih besar dan memerlukan kerja keras, disiplin, serta keberanian untuk mengambil langkah tegas demi kepentingan nasional.
Hari ini, Selasa 6 Januari 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berani bertindak berdasarkan arah besar bangsa disertai kerja nyata yang bisa dilihat dan dirasakan langsung di lapangan, evaluasi kinerja dan penajaman sasaran dilakukan untuk memastikan langkah ke depan tetap terarah, Presiden juga memaparkan capaian strategis sepanjang tahun 2025 mulai dari swasembada beras hingga penguatan cadangan nasional.
Red) Rjn01

















