PEMALANG,Rajawalinusantaratv.id
– Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang menggelar kegiatan Lomba Mancing Mania Lele Part 3 yang berlangsung meriah pada Minggu (31/5/2026).
Kegiatan mancing lele yang dipusatkan di saluran irigasi Desa Sukorejo tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hadir dalam kegiatan tersebut pencetus acara Warso, Kepala Desa Sukorejo Jaroni, Kapolsek Ulujami AKP Trino Winarno, S.H., M.H., Bhabinkamtibmas Junaidi, serta Babinsa Nurkholis.
Antusiasme peserta terlihat dari habis terjualnya sekitar 800 tiket yang disediakan panitia. Tidak hanya diikuti warga Pemalang, peserta juga datang dari berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya.
Keunikan lomba ini terletak pada adanya ikan lele berpita merah putih dan pita biru. Peserta yang berhasil mendapatkan lele berpita merah putih memperoleh hadiah uang tunai Rp100.000, sedangkan lele berpita biru bernilai Rp50.000.
Selain itu, panitia juga menyediakan berbagai doorprize menarik, di antaranya sepeda listrik, mesin cuci, magic com, kipas angin, kompor gas, serta hadiah hiburan lainnya. Untuk juara lomba, panitia menyiapkan hadiah uang tunai dan trofi, yakni Juara I sebesar Rp3.000.000, Juara II Rp2.000.000, dan Juara III Rp1.000.000.
Warso selaku pencetus kegiatan mengatakan bahwa acara mancing bersama (Mabar) ini digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menyambut bulan kemerdekaan. Menurutnya, tingginya minat peserta dari luar daerah menjadi motivasi bagi panitia untuk terus melakukan evaluasi dan pengembangan kegiatan di tahun-tahun mendatang.
“Peserta banyak yang datang dari luar daerah. Ke depan akan kami evaluasi agar pelaksanaannya bisa lebih maksimal dan mungkin waktunya dapat diperpanjang sehingga lebih banyak peserta yang bisa ikut berpartisipasi,” ujar Warso.
Ia menambahkan bahwa persiapan kegiatan tahun ini terbilang singkat sehingga promosi dan penjualan tiket belum maksimal. Dari target 1.000 peserta, panitia berhasil menjual sekitar 800 tiket.
“Kegiatan ini sebenarnya sudah menjadi agenda rutin tahunan. Namun karena kondisi debit air yang berkurang dan adanya pengeringan saluran, jadwal pelaksanaan kami majukan lebih awal,” tambahnya.
Warso berharap para pemancing, khususnya yang berasal dari luar daerah, dapat kembali berpartisipasi pada kegiatan serupa tahun depan dengan hadiah yang lebih menarik dan penyelenggaraan yang lebih baik.
Adapun pemenang lomba mancing lele terbesar berhasil diraih oleh Bayu dari Mejasem dengan berat ikan 3,43 kilogram. Posisi kedua diraih Iwan dari Purwodadi, Sragi dengan berat 3,02 kilogram, sedangkan posisi ketiga diraih Simbok dengan berat ikan 2,89 kilogram.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi para penghobi mancing dari berbagai daerah.
(Kang Sahuri)















