banner 728x250
Berita  

Kapolres Pekalongan Kerahkan Bhabinkamtibmas Bantu Skrining dan Tracing TB Paru

banner 120x600
banner 468x60

 

Pekalongan – rajawalinusantaratv.id – Polres Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggelar pelatihan Bhabinkamtibmas sebagai tracer Tuberkulosis (TB) Paru di Aula Setia Polres Pekalongan, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pelacakan kasus TB dan mendukung target eliminasi tuberkulosis pada tahun 2030.

banner 325x300

Pelatihan tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Tohid Margono, S.Pi., para pejabat utama Polres Pekalongan, para Kapolsek jajaran, serta seluruh Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa tuberkulosis masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian serius dan penanganan bersama lintas sektor.

“TB paru masih menjadi tantangan kesehatan yang memerlukan kerja sama dan sinergi seluruh pihak. Karena itu, Polres Pekalongan siap mendukung program pemerintah melalui keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tracing, screening, edukasi, dan pendampingan pasien di wilayah binaannya masing-masing,” kata dia.

AKBP Rachmad mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan periode Januari hingga Mei 2026, ditemukan sebanyak 628 kasus TB paru. Jumlah tersebut terdiri dari 613 kasus TB sensitif obat dan 15 kasus TB resistan obat.

Namun, dari total kasus tersebut baru sekitar 251 kasus atau 40 persen yang telah mendapatkan kunjungan, pelacakan, dan pendampingan. Sementara sebanyak 377 kasus lainnya atau sekitar 60 persen masih belum mendapatkan kunjungan dan pelacakan secara optimal.

“Kondisi ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus, pelacakan kontak erat, serta pendampingan pengobatan masih perlu ditingkatkan. Saya perintahkan seluruh Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi petugas kesehatan puskesmas dalam melakukan tracking, screening, dan kunjungan kasus TB paru,” tegasnya.

Menurut Kapolres, peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di desa dan kelurahan sangat strategis untuk membantu tenaga kesehatan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

Melalui sinergi tersebut, diharapkan ratusan kasus yang belum terjangkau dapat segera dilakukan pelacakan dan pendampingan sehingga angka penularan dapat ditekan serta keberhasilan pengobatan meningkat.

Selain pelatihan tracer TB Paru, kegiatan juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis bagi peserta. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk deteksi dini sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan.

AKBP Rachmad turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan Polres Pekalongan dalam berbagai program kesehatan masyarakat.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan kepolisian, kami optimistis target penemuan kasus, keberhasilan pengobatan, dan eliminasi TB paru di Kabupaten Pekalongan dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya. (ozy)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *