Pekalongan. Rajawalinusantaratv.id
– Musibah kebakaran menimpa Muhammad Ilham (47), warga Desa Bojong Minggir, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Rumah miliknya dilalap si jago merah tepat di bagian dapur saat ditinggal pergi melayat ke rumah kerabat, Minggu (4/1/2026) siang.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 10.45 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga kuat dipicu kelalaian penghuni rumah yang lupa mematikan kompor gas saat menghangatkan masakan. Akibat insiden tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materiil hingga mencapai Rp100 juta.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia menjelaskan, api pertama kali diketahui oleh tetangga korban yang melihat kepulan asap putih tebal membumbung dari arah dapur rumah korban.
“Kami menerima laporan kebakaran dapur rumah warga di Desa Bojong Minggir. Dari hasil olah TKP, kebakaran diduga disebabkan kompor gas yang masih menyala saat rumah ditinggal penghuninya,” ujar Ipda Warsito.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 09.30 WIB, ketika istri korban, Munazillah (47), tengah menghangatkan masakan di dapur. Tak lama berselang, ia bersama suaminya pergi melayat ke rumah saudara yang jaraknya tidak jauh dari kediaman mereka. Namun nahas, kompor gas yang digunakan untuk memasak masih dalam kondisi menyala.
Sekitar pukul 10.45 WIB, seorang warga yang berada di luar rumah melihat asap putih tebal keluar dari bagian dapur. Saksi spontan berteriak meminta pertolongan dan segera memberi tahu korban yang saat itu masih berada di rumah duka.
“Mendapat informasi tersebut, korban langsung pulang ke rumah dan mendapati api sudah membesar. Ketua RT setempat kemudian melaporkan kejadian ini ke piket Polsek Bojong,” imbuhnya.
Menerima laporan warga, personel Polsek Bojong segera menuju lokasi kejadian sembari berkoordinasi dengan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pekalongan. Sambil menunggu armada Damkar tiba, polisi bersama warga sekitar berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya agar tidak merembet ke bagian rumah lainnya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.30 WIB setelah petugas Damkar tiba di lokasi. Akibat kebakaran tersebut, ruang dapur berukuran 7×5 meter persegi hangus terbakar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit tabung gas elpiji 3 kilogram dan satu buah kompor gas warna hitam yang sudah dalam kondisi hangus terbakar.
Ipda Warsito pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan waspada, khususnya saat beraktivitas di dapur.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah. Kelalaian kecil dapat berakibat fatal dan menimbulkan kerugian besar. Mari tingkatkan kewaspadaan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (Suswanto)

















