Tragedi di Dam Balong: Pemancing Muda Tewas Tenggelam di Kedung Sungai Wiroko
Wonogiri, Rajawali Nusantara TV
—Suasana duka dan kepanikan menyelimuti kawasan Dam Balong, Dusun Cabaan, Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (9/5/2026). Sejumlah warga bersama aparat kepolisian dan relawan SAR tampak bahu-membahu melakukan pencarian terhadap seorang pemuda yang diduga tergelincir ke dalam kedung (lubuk sungai) usai memancing di aliran Sungai Wiroko.
Korban diketahui bernama Muhammad Nauval Alifah (18), kelahiran Bekasi, 2 April 2008. Ia dilaporkan hilang setelah terpeleset ke dalam kedung yang dikenal memiliki arus cukup dalam dan berbahaya di sekitar Dam Balong.
Pencarian intensif yang melibatkan anggota Polsek Tirtomoyo, relawan, dan masyarakat setempat akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 14.15 WIB, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tidak jauh dari titik awal diduga tenggelam.

Berdasarkan hasil visum luar yang dilakukan oleh tim UPTD Puskesmas Batuwarno, korban dinyatakan meninggal dunia murni akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Dugaan sementara, peristiwa nahas tersebut terjadi akibat korban kurang berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.
Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan telah mengikhlaskan kepergian korban. Mereka juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi dan disaksikan oleh pihak terkait.
Pasca kejadian, pemerintah setempat bersama tokoh masyarakat mengimbau kepada seluruh warga, khususnya para pemancing, agar lebih berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di kawasan Dam Balong. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga sikap dan ucapan selama berada di lokasi, sebagai bentuk penghormatan terhadap kearifan lokal dan keselamatan bersama.
Agus Sutanto















