🔥
“Telogo Rowo Bangkit: Sentuhan Visioner Kades Trico Mengubah Warisan Leluhur Jadi Destinasi Bernilai Ekonomi”
🖋️ Oleh: dEn roNGgo | Rajawali Nusantara TV Solo Raya
Telogo Rowo… riwayatmu kini tak lagi sekadar kisah masa lalu.
Di balik tenangnya air dan rindangnya pepohonan, tersimpan semangat besar untuk menjadikan warisan leluhur ini sebagai sumber kesejahteraan bersama.
Sebagaimana pepatah Jawa “Jer Basuki Mowo Beya”, — segala niat dan harapan menuju kebaikan memang memerlukan pengorbanan, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Begitu pula perjuangan panjang yang dilakukan demi menghidupkan kembali Telogo Rowo sebagai destinasi wisata air unggulan di wilayah selatan Wonogiri.
Telogo Rowo terletak strategis di sisi jalan kabupaten yang menghubungkan tiga kecamatan — Baturetno, Batuwarno, dan Karangtengah. Lokasinya juga bersebelahan dengan Sekolah Dasar Negeri Sumberejo, menjadikannya mudah dijangkau dan potensial untuk berkembang menjadi pusat wisata edukatif berbasis alam.
Di balik geliat pembangunan ini, sosok Kepala Desa Sumberejo, Trico, menjadi figur penting yang tak bisa diabaikan. Seorang sarjana teknik yang memilih mengabdikan diri di tanah kelahirannya, Trico dikenal sebagai pemimpin visioner yang telah tiga periode dipercaya warganya.
Dengan tangan dinginnya, berbagai potensi desa dikembangkan melalui tata kelola keuangan yang transparan dan inovatif, termasuk mengubah Telogo Rowo dari kawasan biasa menjadi destinasi bernilai ekonomi tinggi.
Bagi Trico, membangun desa bukan semata soal infrastruktur, tapi tentang menghidupkan kembali identitas dan kebanggaan masyarakatnya.
Telogo Rowo kini bukan hanya tempat menampung air, tetapi juga menampung harapan — harapan agar generasi muda mencintai alam, menjaga warisan leluhur, dan memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Kerja sama lintas sektor pun terus dijalin. Pemerintah desa bersinergi dengan berbagai pihak, baik lembaga daerah, kelompok masyarakat, maupun investor lokal, guna menjadikan Telogo Rowo sebagai ikon wisata air sekaligus sumber ekonomi kreatif bagi warga sekitar.
Langkah demi langkah, perubahan itu mulai tampak.
Telogo Rowo kini menjadi simbol kebangkitan desa, bukti nyata bahwa dengan visi, tekad, dan gotong royong, sebuah warisan alam dapat disulap menjadi magnet ekonomi tanpa kehilangan nilai budaya dan spiritualnya.
Telogo Rowo…
bukan lagi sekadar telaga —
tapi cermin kejernihan niat seorang pemimpin desa yang bekerja bukan untuk nama,
melainkan untuk cinta pada tanah leluhurnya.















