banner 728x250

SPPG Giritontro dan Yayasan Kasyiful Ulum Al Fatah Salurkan Makan Sehat Bergizi untuk 2.553 Siswa

Oplus_131072
banner 120x600
banner 468x60

SPPG Giritontro dan Yayasan Kasyiful Ulum Al Fatah Salurkan Makan Sehat Bergizi untuk 2.553 Siswa

 

banner 325x300

Giritontro, Wonogiri Rajawalinusantara TV

— Dalam upaya mendukung program pemerintah pusat terkait peningkatan gizi anak sekolah, Yayasan Kasyiful Ulum Al Fatah bekerja sama dengan SPPG (Sentra Pengolahan Pangan Gizi) Giritontro menggelar program distribusi Makan Sehat Bergizi (MSB) bagi 2.553 siswa dari berbagai jenjang pendidikan.

Kegiatan ini mendapat perhatian khusus dari Rajawali Nusantara TV Solo Raya yang turut hadir meliput langsung pelaksanaan distribusi yang digelar di Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

 

Adapun rincian penerima manfaat program MSB ini terdiri dari:

TK/RA/KB: 168 siswa

SD/MI: 1.147 siswa

SMP/MTs: 1.238 siswa

SPPG Giritontro sendiri dikelola secara profesional di bawah kepemimpinan Ariya Giri Candra Wijaya, S.T. sebagai Kepala SPPG. Ia dibantu oleh tim ahli seperti Aizah Hindhun Nasuha, A.Md.Gz (Ahli Gizi), Sulistiyani, S.Ak (Akuntan), serta didukung oleh 47 staf operasional. Seluruh personel ini membentuk satu kesatuan kerja yang terintegrasi dalam pelaksanaan program.

Bupati Wonogiri, Setyo Sukarno, turut hadir dan meresmikan operasional SPPG Giritontro secara simbolis dengan prosesi pemecahan kendi. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk Ketua Paguyuban Dapur MSB, Budi Prasetyo, agar program ini berjalan lancar dan sejalan dengan visi-misi Pemerintah Kabupaten Wonogiri serta target nasional terkait perbaikan gizi anak.

Namun, di balik antusiasme acara, awak media juga menemui beberapa suara kritis dari warga. Seorang warga yang enggan disebut namanya menyampaikan keluhan terkait sulitnya menjadi pemasok kebutuhan dapur MSB.

Menanggapi hal tersebut, dEn roNGgo, salah satu tokoh lokal, menjelaskan bahwa proses pengadaan sudah memiliki standar baku dari Badan Gizi Nasional. “Siapa pun bisa menjadi pemasok asalkan memenuhi standar yang ditetapkan. Silakan menghubungi langsung Kepala SPPG untuk mendapatkan informasi yang akurat,” ujarnya.

Selain itu, terdapat juga harapan dari masyarakat agar proses pengadaan bahan makanan oleh SPPG tidak merusak harga pasar dan tidak memihak pada pemasok bermodal besar. “Kami hanya ingin keadilan dalam distribusi rejeki,” ujar salah seorang peserta acara sambil meninggalkan lokasi menuju tempat parkir.

Secara keseluruhan, acara peresmian SPPG Giritontro berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Program ini diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam peningkatan status gizi siswa di wilayah Wonogiri.

Red/rajawalinusantara TV

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *