banner 728x250

Sat Binmas Polres Pekalongan Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Siswa SDN 2 Gejlig

banner 120x600
banner 468x60

Sat Binmas Polres Pekalongan Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Siswa SDN 2 Gejlig

Pekalongan, Rajawalinusantara TV

banner 325x300

– Sat Binmas Polres Pekalongan kembali melanjutkan program edukasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas kepada pelajar sekolah dasar sebagai upaya pembinaan sejak usia dini. Kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan (Binluh) kali ini digelar di SDN 2 Gejlig, Kecamatan Kajen, pada Kamis (27/11/2025).

Sat Binmas Polres Pekalongan Beri Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas kepada Siswa SDN 2 Gejlig

Kegiatan dipimpin langsung oleh KBO Sat Binmas Polres Pekalongan, Iptu Suwarti, S.H., bersama anggotanya. Melalui program ini, pihak kepolisian berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak masa kanak-kanak, mengingat banyaknya kasus pelanggaran yang melibatkan anak di bawah umur.

Dalam penyuluhan tersebut, Iptu Suwarti menyampaikan sejumlah materi penting yang relevan dengan kondisi keselamatan anak di wilayah Pekalongan. Materi meliputi:

Pentingnya Tertib Berlalu Lintas, termasuk pemahaman peran pengguna jalan dan keselamatan pejalan kaki.

Bahaya Pelanggaran Lalu Lintas, seperti masih ditemukannya anak-anak yang tidak memakai helm hingga fenomena siswa SD yang sudah berani mengendarai sepeda motor di jalan raya.

Kewajiban Menggunakan Helm SNI, baik bagi pengendara maupun penumpang, untuk meminimalisasi risiko cedera fatal saat kecelakaan.

Selain edukasi untuk siswa, Iptu Suwarti turut memberikan imbauan agar guru dan orang tua bersama-sama mengawasi keselamatan anak, khususnya saat berjalan kaki maupun berangkat sekolah. Ia mengingatkan anak-anak untuk selalu berjalan di pinggir jalan, menengok kanan-kiri saat menyeberang, serta tidak mudah percaya kepada orang asing. Bila ada hal mencurigakan, anak diminta berteriak dan meminta pertolongan.

“Kami berpesan kepada para guru agar menyampaikan kepada wali murid, bila mengantar anak ke sekolah menggunakan sepeda motor, wajib memakai helm, baik yang membonceng maupun yang dibonceng,” tegas Iptu Suwarti.

Dalam kesempatan itu, ia juga kembali menggaungkan program “Rise and Speak”, yakni ajakan kepada siswa untuk berani melaporkan segala bentuk bullying maupun gangguan keamanan kepada pihak berwenang, termasuk melalui layanan call center 110.

(ozy)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *