banner 728x250

Pohon Randu Raksasa Tumbang di Wonopringgo, Dua Warga Luka dan Listrik Sempat Padam

banner 120x600
banner 468x60

Pekalongan Rajawalinusantara TV

– Insiden pohon tumbang menggegerkan warga di Jalan Raya Wonopringgo, tepatnya di Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Selasa (16/12/2025) siang. Sebuah pohon randu raksasa setinggi sekitar 23 meter tiba-tiba roboh dan melintang di badan jalan, persis di depan Asrama Kipan C Yonif 407/Padmakusuma.

banner 325x300
Pohon Randu Raksasa Tumbang di Wonopringgo, Dua Warga Luka dan Listrik Sempat Padam

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.12 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum. Pohon berdiameter kurang lebih 1,5 meter itu menimpa warung es degan, warung mi ayam, serta kios taman. Selain itu, kabel listrik PLN dan jaringan Telkom di sekitar lokasi ikut terputus dan menjuntai ke jalan, sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.

Kepala Desa Rowokembu, M. Mufreni, segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonopringgo hanya beberapa menit setelah insiden terjadi. Petugas kepolisian bersama warga kemudian bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan evakuasi.

Akar Lapuk Jadi Penyebab, Dua Orang Luka

 

Sejumlah saksi mata menyebutkan, sebelum pohon tumbang terdengar suara kayu berderit cukup keras. Tak lama kemudian, kabel listrik terlihat menjuntai, disusul robohnya pohon besar yang menimpa bangunan di seberang jalan.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, S.H., memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, dua orang dilaporkan mengalami luka-luka.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, pohon randu tersebut diperkirakan berusia sekitar 100 tahun. Dugaan sementara, pohon tumbang akibat akar yang sudah lapuk sehingga tidak mampu lagi menopang beban pohon yang sangat besar,” jelasnya.

Dua korban luka diketahui atas nama Mukholisoh (43), yang mengalami luka robek pada kaki kanan, serta seorang anak berinisial A (9) yang mengalami luka lecet di jari tangan. Keduanya merupakan warga Kedungwuni Timur yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Kerugian Materiil Ditaksir Rp15 Juta

Akibat kejadian ini, warung es degan dan mi ayam mengalami kerusakan cukup parah hingga atap bangunan ambruk. Selain itu, kios gerabah taman juga rusak, dengan atap galvalum sobek dan sejumlah gerabah pecah tertimpa dahan pohon.

“Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp15 juta. Petugas gabungan telah melakukan pembersihan material pohon sehingga arus lalu lintas kembali normal. Kami juga berkoordinasi dengan pihak PLN dan Telkom untuk penanganan kabel yang putus,” tambah Ipda Warsito.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama saat melintas di kawasan yang terdapat pohon-pohon besar dan tua, guna mengantisipasi kejadian serupa. (Sus)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *