Pekalongan. Rajawalinusantara TV
– Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., bergerak cepat merespons kondisi infrastruktur vital yang dinilai membahayakan warga di wilayah pegunungan. Pada Selasa (2/12/2025), Kapolres memimpin langsung pengecekan jembatan penghubung antara Desa Trajumas dan Desa Bodas, Kecamatan Kandangserang.

Rombongan Kapolres terlebih dahulu tiba di Mapolsek Kandangserang, sebelum melanjutkan perjalanan menuju lokasi jembatan yang kondisinya kini mengkhawatirkan.
Kunjungan ini turut dihadiri unsur Forkompimcam, di antaranya Kabaglog Polres Pekalongan Kompol Busono, Kapolsek Kandangserang Iptu Slamet Riyadi, perwakilan Danramil, Kasi Humas Ipda Warsito, Kepala Desa Trajumas dan Bodas, tokoh masyarakat, serta sejumlah kepala sekolah.
Akses Pendidikan Terancam, Jembatan 10 Meter Masuk Kategori Kritis
Jembatan yang ditinjau memiliki panjang sekitar 10 meter dan lebar 4 meter. Saat ini kondisinya rusak parah dan dinilai sangat membahayakan pengguna. Meski demikian, jembatan tersebut masih menjadi jalur utama warga, termasuk ratusan pelajar yang melintas setiap hari untuk berangkat dan pulang sekolah.
AKBP Rachmad menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi untuk segera mencari solusi dan melakukan percepatan perbaikan. Menurutnya, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama, terlebih akses pendidikan tidak boleh terhambat oleh infrastruktur yang memburuk.
Pengecekan ini menjadi langkah awal Polres Pekalongan dalam mendorong penanganan cepat agar jembatan dapat segera diperbaiki dan memberikan rasa aman bagi warga dua desa, khususnya para pelajar.
Suswanto















