Gerak Cepat Hadapi Rob, Kades Supanali dan Camat Rusyad Nurdin Tinjau Normalisasi Tanggul di Kandanghaur
Indramayu, rajawalinusantaratv.id
— Pemerintah Kecamatan Kandanghaur bersama Pemerintah Desa Bulak bergerak cepat dalam mengantisipasi ancaman banjir rob yang kerap melanda wilayah pesisir. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah peninjauan langsung proyek normalisasi tanggul yang mengalami kerusakan akibat terjangan air laut.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 14 April 2026, dengan melibatkan Kepala Desa Bulak, Supanali, dan Camat Kandanghaur, Rusyad Nurdin, S.T., M.Si. Keduanya turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses perbaikan tanggul berjalan sesuai rencana dan tepat sasaran.
Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya serius pemerintah dalam meningkatkan perlindungan wilayah pesisir dari ancaman banjir rob yang dalam beberapa waktu terakhir semakin sering terjadi. Kondisi tanggul yang sebelumnya rusak dinilai harus segera ditangani guna mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap progres pekerjaan normalisasi, termasuk penguatan struktur tanggul yang menjadi benteng utama penahan tekanan air laut. Selain itu, peninggian tanggul juga menjadi fokus penting guna mengantisipasi potensi limpasan air saat pasang tinggi.
Tak hanya itu, pembenahan sistem drainase turut menjadi perhatian. Saluran air yang optimal diharapkan mampu memperlancar aliran air dan meminimalisir genangan, baik saat banjir rob maupun hujan dengan intensitas tinggi.
Camat Kandanghaur, Rusyad Nurdin, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat pesisir dari dampak perubahan lingkungan, termasuk fenomena penurunan muka tanah (land subsidence) yang semakin memperbesar risiko banjir.
Sementara itu, Kepala Desa Bulak, Supanali, menyampaikan bahwa keberadaan tanggul yang kuat dan memadai sangat vital bagi keselamatan warga. Ia berharap proyek normalisasi ini mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat.
“Kami berharap dengan adanya perbaikan ini, masyarakat bisa lebih tenang dan tidak lagi khawatir terhadap banjir rob yang kerap terjadi,” ujarnya.
Proyek normalisasi tanggul ini juga melibatkan berbagai pihak terkait guna memastikan hasil yang maksimal. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur yang dibangun.
Dengan peningkatan kualitas tanggul serta perbaikan sistem drainase, wilayah pesisir Kandanghaur diharapkan semakin siap menghadapi ancaman banjir rob di masa mendatang. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya adaptasi terhadap perubahan iklim yang berdampak nyata di kawasan pesisir.
(Atim Sawano)

















