banner 728x250
Berita  

Duka Selimuti Pemalang, Siswa SPPI Slamet Khaerudin Meninggal Dunia Saat Menjalani Pendidikan di Sidoarjo, Jenazah Dipulangkan dengan Penghormatan TNI AL

banner 120x600
banner 468x60

PEMALANG, rajawalinusantaratv.id

– Suasana duka menyelimuti keluarga besar almarhum Slamet Khaerudin, peserta SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan di Markas Brigif 2 Ksatrian Marinir Soehadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

banner 325x300

Jenazah almarhum dipulangkan ke kampung halaman dan diterima oleh keluarga di Desa Kendaldoyong, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (18/7/2026) sore dengan pengawalan dan penghormatan dari jajaran TNI Angkatan Laut.

Berdasarkan data yang diterima, almarhum bernama Slamet Khaerudin, lahir di Pemalang pada 22 Januari 1993. Almarhum diketahui bekerja sebagai karyawan swasta dan tercatat beralamat di Desa Kedungbanjar RT 006 RW 005, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang.

Menurut kronologi yang disampaikan pihak penyelenggara pendidikan, pada Jumat (17/7/2026) pukul 20.05 WIB, almarhum diantar rekan sesama siswa ke Balai Pengobatan setelah mengeluhkan sesak napas dan mengalami batuk disertai darah. Saat itu kondisinya masih sadar penuh.

Tim medis segera melakukan pemeriksaan awal dengan memberikan infus dan oksigen, kemudian memutuskan merujuk almarhum ke RSPAL Dr. Ramelan Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sekitar pukul 20.20 WIB, almarhum dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSPAL Dr. Ramelan dan tiba di Instalasi Gawat Darurat sekitar pukul 21.00 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan intensif, dokter menyarankan agar pasien dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Memasuki Sabtu (18/7/2026) pukul 00.08 WIB, almarhum resmi menjalani perawatan di ruang ICU dengan kondisi masih sadar. Namun sekitar pukul 02.00 WIB, kondisi kesehatannya memburuk. Almarhum mengalami penurunan kesadaran disertai henti jantung sehingga tim medis segera melakukan tindakan resusitasi selama kurang lebih satu jam.
Meski telah dilakukan upaya maksimal oleh tim dokter, sekitar pukul 03.30 WIB dokter jaga menyatakan Slamet Khaerudin meninggal dunia.

Jenazah kemudian diberangkatkan menuju Kabupaten Pemalang menggunakan ambulans Kereta Merta TNI Angkatan Laut bernomor polisi 9069-06 dan tiba di rumah duka di Desa Kendaldoyong RT 004 RW 004, Kecamatan Petarukan sekitar pukul 17.15 WIB.


Prosesi penyerahan jenazah dilakukan oleh Letkol Marinir Bangkit Budi Setiawan, S.I.P., M.Tr.Opsla, selaku Komandan Batalyon 1 Satdik X.A Puslatdiksarmil Kodiklatal, kepada pihak keluarga. Jenazah diterima oleh istri almarhum, Dewi, serta kedua orang tua kandung, Tarmani dan Saiyah. Dalam suasana haru, keluarga menyatakan telah menerima kepergian almarhum dengan ikhlas.

Usai prosesi penerimaan, jenazah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Kendalrejo dengan diiringi doa dari keluarga, kerabat, dan warga yang hadir memberikan penghormatan terakhir.

Kepergian Slamet Khaerudin meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan sesama peserta SPPI. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan.  (Halim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *