banner 728x250
Berita  

Dua Warga Tersambar Petir Saat Tahlilan di TPU Bulu Petarukan, Satu Meninggal Dunia

banner 120x600
banner 468x60

Pemalang – rajawalinusantaratv.id – Musibah sambaran petir terjadi di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bulu, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat kegiatan tahlilan yang diikuti kurang lebih 15 orang tengah berlangsung di lokasi pemakaman.

banner 325x300

Menurut informasi yang dihimpun, kegiatan tahlilan berlangsung seperti biasa hingga tiba-tiba hujan deras turun disertai petir, Sebagian peserta tahlilan memilih pulang meski diguyur hujan, sementara dua orang lainnya berteduh di dekat tempat keranda yang berada di area pemakaman.

Namun nahas, di tengah hujan deras tersebut petir menyambar lokasi tempat kedua korban berteduh.

Akibat sambaran petir itu, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban meninggal diketahui bernama Alit Rosandi (42), warga Desa Pelutan, Kabupaten Pemalang. Korban mengalami luka serius dengan kondisi hidung dan telinga mengeluarkan darah akibat kuatnya sambaran petir.

Sementara satu korban lainnya bernama Maskuri (60), warga Dusun Sikentung, Kecamatan Petarukan, mengalami luka sobek pada bagian bibir atas dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar dan peserta tahlilan panik, Beberapa warga kemudian segera memberikan pertolongan dan melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Kapolsek Petarukan AKP Amroni, SH., MH. melalui Kanit Reskrim Aiptu Heru Pranowo, SH. membenarkan adanya kejadian tersebut.

” Kami dari Polsek Petarukan bersama anggota langsung ke TKP dan kerumah duka serta cek korban yang selamat” ujar Kapolsek.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih sering terjadi belakangan ini.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika terjadi hujan deras yang disertai petir. Hindari berteduh di tempat terbuka maupun dekat benda berbahan logam karena sangat berbahaya,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, kejadian sambaran petir tersebut masih menjadi perhatian warga sekitar.

Musibah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya cuaca ekstrem di musim penghujan. (Halim)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *