banner 728x250
Berita  

Dianggap Membahayakan Keselamatan, Warga Desak Pasar Bojongbata Direlokasi

banner 120x600
banner 468x60

Pemalang | RajawaliNusantaraTV.id

– Warga Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, mendesak Pemerintah Kabupaten Pemalang segera merealisasikan relokasi Pasar Bojongbata. Pasalnya, keberadaan pasar yang berada di jalur padat kendaraan dinilai telah memicu kemacetan hampir setiap hari dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

banner 325x300
Dianggap Membahayakan Keselamatan, Warga Desak Pasar Bojongbata Direlokasi

Menurut warga, kondisi tersebut sudah berlangsung lama dan semakin mengkhawatirkan, terutama pada pagi hari saat aktivitas pasar bersamaan dengan jam berangkat sekolah serta meningkatnya arus kendaraan, termasuk truk dan kendaraan besar yang melintasi ruas jalan penghubung kabupaten dan provinsi.

Rini, salah seorang warga setempat, Selasa (21/7/2026), mengatakan kemacetan di sekitar Pasar Bojongbata sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret demi keselamatan masyarakat.

“Ngeri juga, Mas. Hampir setiap pagi macet, banyak anak sekolah lewat, kendaraan besar juga ramai. Warga banyak yang berharap pasar ini dipindahkan ke lokasi yang lebih aman,” ungkap Rini.

Senada dengan itu, warga lainnya, Ropik, menyebut rencana relokasi sebenarnya sudah pernah disiapkan. Bahkan, lokasi pengganti di kawasan menuju bekas Pabrik Gula Sumberharjo dikabarkan telah diukur dan pernah disosialisasikan kepada para pedagang.

“Iya, Mas. Dulu lahannya sudah pernah diukur dan pedagang juga sudah pernah diberi informasi soal rencana relokasi itu,” katanya.

Menanggapi aspirasi masyarakat tersebut, Ketua DPD Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Pemalang, Patoni, meminta Pemerintah Kabupaten Pemalang memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut.

Menurutnya, persoalan ini tidak hanya menyangkut aktivitas perdagangan, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan pengguna jalan, kenyamanan warga, dan kelancaran arus lalu lintas.

“Kami meminta pemerintah daerah benar-benar serius menyikapi persoalan ini. Jangan sampai terus dibiarkan karena menyangkut keselamatan masyarakat dan kenyamanan bersama,” tegas Patoni.

Ia menambahkan, DPD APPSI Kabupaten Pemalang dalam waktu dekat akan menggelar dialog dengan para pedagang serta warga sekitar guna mencari solusi terbaik yang mengakomodasi kepentingan semua pihak.

Warga berharap relokasi Pasar Bojongbata dapat segera direalisasikan sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan, namun tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun membahayakan keselamatan pengguna jalan.

(Chaerun)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *