Seberat apapun beban dan penderitaan “putus asa adalah dosa”.
Rajawali Nusantara TV Solo Raya,
Kamis 29 Oktober 2025 Pkl. 10’30 WIB warga Dusun Pagersari RT. 3 RW. 6 Desa Belikurip Kecamatan Baturetno digegerkan oleh terikan pihak keluarga (istri korban Veni Sulistyaningsih 39 tahun) sesaat setelah menemukan proses kematian suami secara tragis dan mengenaskan korban atas nama Yulius Wahyu Budi Kurniawan 48 tahun.
Menurut keterangan saksi pertama (istri korban) yang berprofesi sebagai guru di SD Kanisius Batu Tengah Baturetno pada pkl. 08’30 WIB dirinya berangkat ke sekolah. Sekitar Pkl. 10 WIB si istri pulang dan mencari keberadaan suaminya (korban), setelah membuka pintu garasi di sebelah barat rumah menemukan suami (korban) sudah dalam posisi tergantung dengan tali tambang plastik yang dikaitkan pada Blandar (rangka atap rumah) spontan sang istri teriak histeris sehingga didengar oleh seseorang yang berada di sebrang jalan / pinggir sawah di depan rumah korban, dengan tunggang langgang orang tersebut mendekat dan memastikan langsung kabar ke teangga sekitar, khabar kejadian bunuh diri begitu cepat menyebar dan warga yang lain ada yang menghubungi pihak kepolisian serta pemerintah desa Belik Urip Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri.

Dengan sigap anggota kepolisian, perangkat desa dibantu oleh warga melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban untuk segera dilakukan peneriksaan oleh TIM MEDIS (VISUM LUAR) Puskesmas Baturetno Basuki, S.Keb, Nes disaksikan personnel Koramil dan Polsek Baturetno. Dari hasil pemeriksaan dinyatakan korban adalah murni perbuatan bunuh diri dan keluarga korban menyatakan bahwa kejadian ini adalah musibah maka tidak bersedia dilakukan autopsi secara tertulis .
Atas nama keluarga besar dari almarhum mengucapkan terima kasih atas bantuan dari semua pihak sejak awal sampai prosesi pemakaman selesai.
Seberat apapun beban dan penderitaan “putus asa adalah dosa”.
Rajawali Nusantara TV Solo Raya,
Kamis 29 Oktober 2025 Pkl. 10’30 WIB warga Dusun Pagersari RT. 3 RW. 6 Desa Belikurip Kecamatan Baturetno digegerkan oleh terikan pihak keluarga (istri korban Veni Sulistyaningsih 39 tahun) sesaat setelah menemukan proses kematian suami secara tragis dan mengenaskan korban atas nama Yulius Wahyu Budi Kurniawan 48 tahun.
Menurut keterangan saksi pertama (istri korban) yang berprofesi sebagai guru di SD Kanisius Batu Tengah Baturetno pada pkl. 08’30 WIB dirinya berangkat ke sekolah. Sekitar Pkl. 10 WIB si istri pulang dan mencari keberadaan suaminya (korban), setelah membuka pintu garasi di sebelah barat rumah menemukan suami (korban) sudah dalam posisi tergantung dengan tali tambang plastik yang dikaitkan pada Blandar (rangka atap rumah) spontan sang istri teriak histeris sehingga didengar oleh seseorang yang berada di sebrang jalan / pinggir sawah di depan rumah korban, dengan tunggang langgang orang tersebut mendekat dan memastikan langsung kabar ke teangga sekitar, khabar kejadian bunuh diri begitu cepat menyebar dan warga yang lain ada yang menghubungi pihak kepolisian serta pemerintah desa Belik Urip Kecamatan Baturetno Kabupaten Wonogiri.
Dengan sigap anggota kepolisian, perangkat desa dibantu oleh warga melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban untuk segera dilakukan peneriksaan oleh TIM MEDIS (VISUM LUAR) Puskesmas Baturetno Basuki, S.Keb, Nes disaksikan personnel Koramil dan Polsek Baturetno. Dari hasil pemeriksaan dinyatakan korban adalah murni perbuatan bunuh diri dan keluarga korban menyatakan bahwa kejadian ini adalah musibah maka tidak bersedia dilakukan autopsi secara tertulis .
Atas nama keluarga besar dari almarhum mengucapkan terima kasih atas bantuan dari semua pihak sejak awal sampai prosesi pemakaman selesai.
Red/Rjn 02
















