Wonogiri,Rajawalinusantara TV
— Tim Rajawali Nusantara TV Solo Raya kembali meninjau pelaksanaan Proyek Jaringan Irigasi Tersier yang bersumber dari APBD Provinsi Jawa Tengah, melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah.30 Oktober 2025
Proyek yang dikerjakan oleh CV. Norma Karya Utama ini berdasarkan Surat Perintah Kerja (SPK) memiliki waktu pelaksanaan selama 60 hari kerja. Namun, saat dikonfirmasi awak media, pelaksana proyek yang akrab disapa Mas Bocil menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyelesaian hanya dalam setengah waktu dari jadwal yang disepakati.
“Kami optimistis bisa menyelesaikan pekerjaan ini lebih cepat tanpa mengurangi kualitas. Justru kami berkomitmen menghasilkan irigasi terbaik yang pernah saya tangani,” ujar Mas Bocil dengan penuh keyakinan.
Dari sisi kualitas, ia memastikan seluruh material yang digunakan sesuai dengan standar teknik bangunan. Di antaranya penggunaan besi ukuran 10 inci full, pasir hitam Merapi, batu split kelas 1, serta semen Rajawali dengan komposisi adukan yang memenuhi kaidah teknis. Tak hanya itu, tenaga kerja yang dikerahkan merupakan pekerja berpengalaman yang bekerja dengan hati dan dedikasi tinggi.

“Tenaga yang kami turunkan bukan sekadar bisa bekerja, tapi mereka benar-benar paham arti tanggung jawab dan kualitas. Jadi, wajar kalau hasilnya nanti memuaskan,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai daya tahan bangunan irigasi tersebut, Mas Bocil menjelaskan bahwa ketahanan jangka panjang akan sangat bergantung pada perawatan dan kesadaran para petani pengguna.
“Kalau soal awet atau tidak, itu kembali lagi ke petaninya. Asal tidak ada sadapan liar dan tanggul penyangga cor dijaga — tebal galengan tanah minimal 20 cm — insyaallah akan bertahan lama,” ujarnya.
Di sisi lain, keberhasilan proyek ini tidak lepas dari semangat dan kerja keras Kelompok Tani “Ngudi Sari Bumi”, yang didukung penuh oleh pemerintah desa, Camat Batuwarno, Koordinator PPL Batuwarno, serta Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri.
“Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Semua dilakukan demi kemajuan pertanian dan kesejahteraan petani,” ungkap salah satu anggota kelompok tani.
Sebagai penutup, apresiasi disampaikan kepada CV. Norma Karya Utama yang telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap mutu pekerjaan. Proyek ini menjadi bukti bahwa kualitas dapat berjalan seiring dengan efisiensi waktu, tanpa harus mengorbankan nilai profesionalitas dan komitmen terhadap petani.
Red. Rajawalinusantara TV
















