Mendes PDT Pimpin Deklarasi Boyolali pada Puncak Hari Desa Nasional 2026

banner 120x600

Boyolali. Rajawalinusantara TV

— Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memimpin pembacaan Deklarasi Boyolali dalam puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar di Lapangan Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Kamis (15/1/2026).

banner 325x300

Deklarasi tersebut diharapkan menjadi tonggak kebersamaan sekaligus sumber energi positif dalam memperkuat pembangunan desa di seluruh Indonesia.

Pembacaan deklarasi dilakukan Yandri Susanto bersama ribuan peserta dengan penuh kekhidmatan. Mendes PDT tampak turun dari panggung utama dan membaur bersama para undangan, didampingi jajaran menteri, wakil menteri, serta pejabat tinggi negara lainnya.

“Baik Bapak dan Ibu sekalian, inilah saat yang menuntut kekhidmatan dan kebersamaan kita. Mari kita galang kekuatan bersama untuk Indonesia Raya,” ujar Yandri sebelum memimpin pembacaan Deklarasi Boyolali.

Ia menegaskan bahwa deklarasi tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen kolektif seluruh elemen desa untuk menumbuhkan semangat positif dan tekad membangun Indonesia dari akar rumput.

“Saya mohon dengan hikmat dan tulus ikhlas kita timbulkan energi positif. Insyaallah, dari desa kita bangun Indonesia,” lanjutnya.

Pembacaan deklarasi kemudian diikuti secara serempak oleh para peserta dengan suara lantang dan penuh semangat. Suasana semakin khidmat ketika, sebagai penanda puncak deklarasi, Mendes PDT bersama para undangan melepas sejumlah burung merpati putih ke udara. Aksi simbolis tersebut disambut antusias dan keriuhan puluhan ribu peserta yang memadati lapangan.

Berikut teks lengkap Deklarasi Boyolali:

DEKLARASI BOYOLALI

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA KUASA

PADA HARI DESA, TANGGAL 15 JANUARI 2026, BERTEMPAT DI KABUPATEN BOYOLALI, PROVINSI JAWA TENGAH, KAMI BERTEKAD:

Melaksanakan program prioritas Presiden dalam mewujudkan Asta Cita ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pertumbuhan ekonomi, pemerataan ekonomi, serta pemberantasan kemiskinan.

 

Berkolaborasi dalam mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, makan bergizi gratis, Koperasi Desa Merah Putih, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pemberdayaan masyarakat, serta program prioritas Presiden lainnya dalam rangka Bangun Desa, Bangun Indonesia.

Menempatkan masyarakat desa sebagai pelaku utama pembangunan desa dalam mewujudkan desa terdepan menuju Indonesia Emas 2045.

Puncak peringatan Hari Desa Nasional 2026 ini dihadiri puluhan ribu peserta yang terdiri dari seluruh kepala desa se-Jawa Tengah, Asosiasi Desa se-Indonesia, organisasi perangkat daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali. Turut hadir Forkopimda Jawa Tengah dan Boyolali, Ketua Tim Penggerak PKK se-Jawa Tengah, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 dipersembahkan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, dengan dukungan dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Pupuk Indonesia, dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *