IWOI Indramayu Desak Inspektorat Usut Dugaan Pungli di Dinas Kesehatan
Indramayu, RajawalinusantaraTV.id
– Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online Indonesia (DPD IWOI) Kabupaten Indramayu melakukan kunjungan resmi ke Kantor Inspektorat, menyoroti maraknya dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu.
Kasus ini ramai diberitakan berbagai media setelah muncul kabar adanya pemotongan sepihak terhadap gaji Tenaga Harian Lepas (THL), pegawai BLUD, hingga ASN dan Non-ASN di Puskesmas serta RSUD. Pemotongan yang bervariasi antara Rp3.000 hingga Rp15.000 itu disebut-sebut dilakukan dengan dalih donasi untuk kegiatan sosial donor darah PMI, mengacu pada Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor: 100.3.3.2/Kep.427/Dinsos/2025 yang mulai diberlakukan sejak Agustus 2025.

Kepala Inspektorat Indramayu, Aris Risdianto, didampingi tim Irbansus, yakni Safrudin, Sumarno, dan Edi selaku auditor fungsional, menerima langsung rombongan DPD IWOI Indramayu. Pertemuan berlangsung di ruang konsultasi Saber Pungli.
“Kami minta IWOI segera membuat surat pengaduan resmi dengan melampirkan bukti konkret. Setelah itu, tim Irbansus akan turun melakukan audit ke Dinas Kesehatan. Namun perlu dipahami, banyak aduan yang juga sedang kami tangani, jadi harap bersabar,” ujar Aris Risdianto.
Sementara itu, Ketua DPD IWOI Indramayu, Atim Sawano, Sp, didampingi Wakil Ketua Burhan (yang juga Ketua Umum LSM Elang Nusantara) serta Wakil Sekjen Jimy Puji Hartono, menegaskan bahwa dugaan pungli tersebut tidak bisa dibiarkan.
“Atas nama organisasi, kami menolak keras praktik pungli di Dinkes Indramayu. Inspektorat harus benar-benar menjalankan fungsi pengawasan demi terwujudnya Indramayu bebas pungli yang meresahkan masyarakat,” tegas Atim.
Menurut Atim, praktik pemotongan gaji tersebut sangat janggal karena dilakukan tanpa koordinasi maupun kesepakatan, serta tidak ada tembusan kepada Bupati sebagai atasan langsung Dinas Kesehatan.
“Ironisnya, pegawai tidak pernah diajak bermusyawarah, pemotongan langsung dipotong dari gaji masing-masing. Surat yang menjadi dasar pelaksanaan pun tidak ditembuskan ke Bupati. Ini jelas menimbulkan tanda tanya besar,” paparnya.
Atim berharap Inspektorat segera melakukan audit menyeluruh terhadap Dinkes Indramayu sebagai bentuk pengawasan dan penegakan tata kelola keuangan negara yang bersih, transparan, dan bebas pungli.
👉Red/Rajawalinusantara TV














