banner 728x250

Diduga Keracunan Makanan Program Gizi, Siswa TK di Pemalang Dilarikan ke UGD

oplus_1024
banner 120x600
banner 468x60

 

Pemalang.Rajawalinusantara TV – Program pemenuhan gizi bagi anak sekolah di Kabupaten Pemalang kembali menjadi sorotan.

banner 325x300

Seorang siswa Taman Kanak-Kanak berinisial S, harus dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Comal Baru, setelah mengalami muntah-muntah hebat usai mengonsumsi makanan yang diduga berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Pelita Prabu di Desa Bumirejo, Kamis 12 Maret 2026.

Peristiwa ini terjadi setelah pembagian makanan kepada para siswa TK Pertiwi Blendung. Pada hari itu, menu yang diberikan kepada anak-anak berupa roti tawar dan minuman selasi.

Namun tidak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, salah satu siswa bernama Umar Syafiq tiba-tiba merasakan mual hebat yang disertai muntah berulang.

Melihat kondisi tersebut, pihak sekolah bersama keluarga langsung mengambil tindakan cepat dengan membawa korban ke UGD RS Comal Baru untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Sekolah TK Pertiwi Blendung, Waryuni, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, pihak sekolah segera bertindak setelah mengetahui kondisi salah satu siswanya mengalami gejala yang mengkhawatirkan setelah mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Sementara itu, orang tua korban, Elinda, mengaku sangat khawatir dengan kondisi anaknya yang tiba-tiba mengalami muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan dari program pemenuhan gizi tersebut.

Di sisi lain, kejadian ini juga memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak terkait pengawasan dan kualitas makanan dalam program pemenuhan gizi tersebut.

Pasalnya, sehari sebelumnya sempat disampaikan bahwa tidak ditemukan kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program tersebut. Namun fakta di lapangan justru memunculkan dugaan sebaliknya.

Salah satu pihak yang menyoroti kasus ini menyatakan bahwa kejadian tersebut menjadi bukti bahwa pengawasan program masih perlu diperketat, terutama dalam hal keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak.

Ia juga menegaskan bahwa keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan program pemenuhan gizi.

Sementara itu, sebagai bagian dari Satgas MBG, Wakil Bupati Pemalang turut mendatangi lokasi SPPG Pelita Prabu untuk memastikan kondisi serta melakukan pengecekan terkait dugaan kejadian tersebut.

Kasus dugaan keracunan makanan ini kini menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Pemalang. Warga berharap pemerintah daerah bersama Satgas MBG segera melakukan investigasi menyeluruh, serta memastikan standar keamanan dan kualitas makanan benar-benar dijalankan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Demikian laporan kami.

Jurnalis: Halim
Rajawali Nusantara TV

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *