Indramayu, Rajawalinusantaratv.id
— Waduk Bojongsari yang terletak di Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, selama ini dipenuhi oleh eceng gondok yang menghambat aliran air sungai dan berpotensi menyebabkan banjir. Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah (Pemda) Indramayu bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pemukiman dan Perumahan (Diskimrum), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat melakukan pembersihan dengan menurunkan sejumlah alat berat seperti ekskavator.
Aksi bersih-bersih ini dipimpin langsung oleh Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang didampingi Kepala Dinas PUPR Asep Abdul Mukti serta Camat Indramayu. Mereka turut menyaksikan proses pengangkatan eceng gondok di lapangan.
“Secara kewenangan, sebenarnya ini masuk ke dalam tanggung jawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Namun, kami tidak ingin saling melempar tanggung jawab. Selama masih dalam batas wilayah Kabupaten Indramayu, kami merasa berkewajiban untuk bertindak,” ujar Bupati Lucky Hakim.
Beliau juga menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BBWS untuk mendapatkan izin agar kegiatan ini tetap berjalan sesuai aturan. Mengingat curah hujan yang tinggi belakangan ini, eceng gondok yang menumpuk berpotensi menyebabkan banjir jika tidak segera ditangani.
Tim gabungan dari DPUPR, Diskimrum, DLH, dan unsur kecamatan terus bekerja keras mengangkat eceng gondok yang kemudian dikeringkan di pinggir waduk dan diangkut ke tempat pembuangan sampah. “Ke depan, kita juga mempertimbangkan untuk mengeruk bagian dasar waduk agar aliran air lebih lancar,” tambah Lucky Hakim.
Ratusan warga turut menyaksikan kegiatan ini dengan antusias. Waduk yang selama ini terkesan kumuh dan kurang terurus, kini mulai terlihat bersih, indah, dan elok dipandang. Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Camat Indramayu H. Saefudin, yang meski baru beberapa bulan menjabat, telah menunjukkan gerak cepat dan responsif terhadap keluhan masyarakat, termasuk yang disampaikan melalui media sosial.
Masyarakat berharap, dengan visi misi Kabupaten Indramayu yang mengusung konsep REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong), daerah ini akan terus bergerak menuju kesejahteraan dan kemakmuran.
Penulis : Atim Sawano, SP
















