Bupati Banjarnegara Resmikan Pasar Karangkobar, Simbol Kebangkitan Ekonomi Pasca Kebakaran

banner 120x600

Bupati Banjarnegara Resmikan Pasar Karangkobar, Simbol Kebangkitan Ekonomi Pasca Kebakaran

Banjarnegara, Rajawali Nusantara TV

banner 325x300

—Bupati Banjarnegara, Amelia Desiana, resmi meresmikan Pasar Karangkobar setelah rampung dibangun kembali pascakebakaran yang melanda beberapa waktu lalu. Pembangunan pasar ini menempati Los B dengan jumlah unit yang sama seperti sebelum kebakaran, yakni 48 unit kios dan 624 petak los.

Bupati Banjarnegara Resmikan Pasar Karangkobar, Simbol Kebangkitan Ekonomi Pasca Kebakaran

Proses pembangunan pasar memakan waktu 150 hari atau sekitar lima bulan, dengan total anggaran sebesar Rp6,2 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Banjarnegara.

Sebelum menempati pasar baru, para pedagang berjualan di pasar darurat yang berlokasi di Terminal Karangkobar, tanpa dipungut biaya sewa. Selain itu, para pedagang korban kebakaran juga mendapat keringanan berupa pembebasan utang dari BMT Tamzis, tanpa memperhitungkan sisa kewajiban yang belum dilunasi.

Peresmian Pasar Karangkobar dilaksanakan pada Kamis (13/11/2025), dihadiri oleh Bupati Banjarnegara Amelia Desiana, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara di antaranya Iptak (Komisi II), Anto (Komisi IV), dan Slamet (Komisi III), serta beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Amelia Desiana menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung proses pembangunan pasar hingga selesai tepat waktu.

“Pembangunan Pasar Karangkobar telah selesai sesuai jadwal. Para pedagang kini bisa kembali berjualan dengan nyaman. Kami dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berkomitmen untuk terus membangun secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Amelia juga berpesan kepada para pedagang untuk menjaga kebersihan dan merawat seluruh fasilitas pasar agar keberadaannya dapat bermanfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Sutrisno, Kepala Pasar Karangkobar, menjelaskan bahwa penempatan los dan kios dilakukan sesuai dengan pemilik sebelumnya, berdasarkan kesepakatan bersama pedagang.

“Total terdapat 624 petak los berukuran 1,5 x 2 meter dan 48 kios, dengan total 691 pedagang. Tidak ada penambahan los baru untuk pedagang baru. Bagi pedagang lama yang akan menempati kembali diharapkan segera menyelesaikan retribusi yang masih tertunggak sebelum kebakaran,” jelasnya.

Di sisi lain, Slamet, Anggota DPRD Banjarnegara Komisi III, turut mengapresiasi rampungnya pembangunan pasar tersebut.

“Alhamdulillah, pembangunan Los B Pasar Karangkobar yang sempat terbakar kini telah selesai. Kami berharap para pedagang dapat kembali beraktivitas dan perekonomian masyarakat bisa kembali bangkit,” tuturnya.

Dengan selesainya pembangunan kembali Pasar Karangkobar, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap pasar modern dan nyaman ini mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang sekaligus menarik lebih banyak pengunjung, sehingga menjadi penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan.

Prapto

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *