Indramayu | Rajawalinusantara TV
– Kerusakan parah pada ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Gabuswetan hingga Saradan menuai sorotan tajam dari tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.Rabu 3/2/2026.
Aco Abdulah, tokoh pemuda Desa Gabuswetan, menyebut kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang tersebut sudah lama dikeluhkan warga karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.
Menurut Aco, hampir setiap hari pengendara, baik roda dua maupun roda empat, harus ekstra hati-hati saat melintas. Bahkan, tidak sedikit korban kecelakaan yang jatuh akibat jalan rusak yang dibiarkan tanpa penanganan serius. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak boleh menunggu hingga proyek rabat beton direalisasikan tanpa adanya langkah antisipatif lebih dulu.
“Minimal sebelum pembangunan rabat beton dilakukan, harus ada pengurugan lubang-lubang di sepanjang ruas jalan Gabuswetan sampai Saradan. Ini demi keselamatan masyarakat,” tegas Aco Abdulah.
Lebih lanjut, Aco juga menyinggung visi dan misi Kabupaten Indramayu yang dikenal dengan jargon REANG (Religius, Ekonomi Kerakyatan, Amanah, Nyaman, dan Gotong Royong). Ia berharap visi tersebut tidak hanya menjadi slogan semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya infrastruktur jalan.
“Jangan sampai visi misi ‘Beberes Indramayu’ yang disebut wong REANG hanya jadi logo. Jangan sampai hakekatnya malah jadi wong korengan,” sindirnya.
Aco menambahkan, perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menyangkut keselamatan dan roda perekonomian warga. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu segera turun tangan dan mengambil langkah cepat agar tidak ada lagi korban kecelakaan akibat jalan rusak di wilayah tersebut.
Atim Sawano
https://youtu.be/7z55DDjmpCI?si=7rly0zXhwcB-L7-Y















