Indramayu, RajawaliNusantara TV
— Kondisi ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Gabuswetan hingga Saradan, Kabupaten Indramayu, menuai keluhan serius dari masyarakat. Kerusakan jalan yang cukup parah, dengan banyak lubang di sejumlah titik, dinilai menjadi salah satu faktor utama maraknya kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut.
Para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, mengaku kerap terjatuh atau nyaris mengalami kecelakaan saat berusaha menghindari lubang-lubang yang tersebar di sepanjang ruas jalan. Kondisi ini semakin membahayakan pada malam hari serta saat musim hujan, ketika lubang tertutup genangan air sehingga sulit terlihat oleh pengendara.
Saat hujan turun, permukaan jalan berubah layaknya kubangan kerbau. Jalan menjadi sangat licin dan berlumpur, diperparah dengan minimnya lampu penerangan jalan. Situasi tersebut dinilai sangat berisiko dan berdampak pada tingginya angka kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua yang melintas setiap hari.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Selain perbaikan fisik jalan, masyarakat juga meminta pemasangan rambu peringatan serta penambahan penerangan jalan sebagai langkah antisipasi guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak.
Mengingat ruas jalan Gabuswetan–Saradan merupakan akses vital bagi mobilitas warga serta jalur distribusi hasil pertanian, penanganan cepat dan serius sangat dinantikan agar keselamatan pengguna jalan dapat terjamin.
Atim Sawano

















