banner 728x250

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 digelar berbeda.

banner 120x600
banner 468x60

Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) tahun 2025 digelar berbeda.

 

banner 325x300

Semarang – 10 Desember 2025

– Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) se-Jawa Tengah (Jateng) sepakat memusatkan kegiatan akbar ini di wilayah Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jateng, Semarang.

Berbagai Dewan Pimpinan Kota/Kabupaten (DPK) GNPK se-Jateng, termasuk DPK Kota Pekalongan, turut hadir menyemarakkan acara.

Ketua GNPK Kota Pekalongan, Arif Rofiudin, menyatakan apresiasi tinggi atas inisiasi kegiatan di tingkat provinsi ini. Sebagai bentuk peran serta nyata, GNPK Kota Pekalongan telah memasang spanduk dan bendera di wilayahnya.

“Kami sampaikan selamat dan sukses di hari anti korupsi sedunia, apresiasi kepada pimpinan DPW proponsi Jawa Tengah yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujar Arif.

Arif berharap momentum HAKORDIA ini berlanjut dan dilaksanakan di tiap daerah. Tujuannya jelas, untuk bersama-sama memantau dan mengawasi program yang menggunakan anggaran negara.

“Agar tidak ada lagi muncul penyimpangan ataupun penyelewengan yang berdampak merugikan masyarakat, negara, dan bangsa,” tegasnya.

Peringatan yang jatuh setiap 9 Desember ini diawali dengan aksi simpatik pembagian bunga mawar kepada pejabat dan masyarakat di Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda, Selasa (9/12/2025). Aksi ini diprakarsai oleh DPK GNPK Kota Semarang.

Puncak acara adalah Seminar Hari Anti Korupsi Sedunia yang digelar DPW GN-PK Jateng. Seminar ini mengusung tema penting: “Pengawasan Anti Korupsi dalam Pengelolaan Dapur SPPG MBG di Jawa Tengah”.

Antusiasme aktivis antikorupsi membludak. Acara ini bahkan dilaporkan over kapasitas karena jumlah yang hadir melebihi peserta yang diundang.

Seminar ini dihadiri oleh Kejati Jateng, Forkompinda Provinsi, perwakilan kepala daerah, serta Kepala Desa yang berdedikasi membangun desa bebas korupsi.

Dalam rangkaian seminar yang khidmat, juga diserahkan piagam penghargaan kepada sejumlah Kepala Desa se-Jateng. Mereka dinilai berhasil membangun desanya sekaligus bersih dari praktik korupsi, menunjukkan tekad kuat memperkuat pengawasan publik dan tata kelola anggaran, khususnya dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Acara seminar kemudian ditutup melalui sambungan zoom meeting langsung dari Surabaya oleh Ketua Umum GNPK, Dr. H. Adi Warman, S.H, M.H.M.BA, yang juga merupakan Asisten 1 Penasehat Khusus Presiden Bidang PolKam.

Ketua Umum GNPK memberikan pesan penutup yang singkat namun tajam.

“Bahwa salah satu tujuan kegiatan adalah adanya keinginan untuk menunjukkan bahwa masih ada kelompok masyarakat yang dengan inisiatif secara mandiri masih peduli terhadap upaya-upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi di negeri ini. Pastikan bahwa darah yang mengalir dalam darah anak istri dan keluarga kita berasal dari uang yang halal,” pungkasnya.

Melalui kegiatan HAKORDIA 2025 ini, GNPK mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu melawan korupsi mulai sejak dini.

Istiadi Boesro

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *