banner 728x250

Rakorda IMM Jateng 2025 di Pekalongan: Konsolidasi Kader, Penguatan Peradaban, dan Seruan Kawal Narasi Positif

banner 120x600
banner 468x60

PEKALONGAN. Rajawalinusantara TV

– Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah menggelar Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Tahun 2025 di Hotel Dafam Pekalongan, Sabtu (29/11). Kegiatan yang berlangsung semarak dan dihadiri ratusan kader ini menjadi momentum penting konsolidasi organisasi, pelantikan lembaga, sekaligus penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan dan penjaga ketertiban masyarakat.

banner 325x300

Mengusung tema “Membumikan Gagasan, Membangun Peradaban untuk Jawa Tengah Berkemajuan”, Rakorda tahun ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Rektor UMPP Dr. Nur Izzah, S.Kep., M.Kes., perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Sulistyo, serta Ketua Umum DPD IMM Jateng, Nia Nur Pratiwi, S.Pd.

Pesan Kapolda Jateng: Mahasiswa Harus Kawal Narasi Positif dan Demokrasi

Salah satu agenda utama Rakorda adalah penyampaian sambutan Kapolda Jawa Tengah yang dibacakan oleh Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf. Kapolda mengapresiasi tema Rakorda yang dianggap relevan dengan dinamika kebangsaan.

“Tema ini menegaskan peran vital mahasiswa sebagai agent of change dan kekuatan intelektual dalam membangun peradaban,” ujar Kapolres membacakan sambutan Kapolda.

Dalam arahannya, Kapolda Jateng menegaskan empat poin penting peran mahasiswa:

Menjaga Narasi Positif

IMM diminta menjadi duta damai dalam melawan hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi.

Kemitraan Strategis

Polda Jateng membuka ruang kolaborasi dengan IMM untuk mewujudkan kampus aman dan bebas radikalisme, narkoba, serta kekerasan.

Mengawal Demokrasi

Mahasiswa berperan menjaga proses demokrasi tetap jujur, adil, dan bermartabat menjelang agenda politik ke depan.

Mengawal Kebijakan Pemerintah

Mahasiswa diharapkan mampu memastikan kebijakan nasional dan daerah berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Trilogi IMM sebagai Fondasi Pergerakan

Kapolres juga mengingatkan pentingnya Trilogi IMM — Religiuitas, Intelektualitas, dan Humanitas — sebagai ruh perjuangan dan karakter kader.

“Trilogi IMM adalah fondasi untuk mewujudkan insanul kamil, manusia paripurna yang mampu menerangi peradaban,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres memberikan empat pesan penyemangat bagi kader:

Jaga idealisme dan jangan terjebak pragmatisme.

Perkuat solidaritas sebagai sumber kekuatan organisasi.

Wujudkan gagasan menjadi aksi nyata.

Jadilah teladan integritas dalam setiap peran kepemimpinan.

Agenda Strategis: Pelantikan dan Peluncuran Program Nawa Sena

Rakorda IMM Jateng 2025 juga menghadirkan beberapa agenda penting, di antaranya:

Pelantikan Lembaga Semi Otonom IMM Jateng periode 2024–2026.

Penandatanganan Pakta Integritas Perkaderan IMM Jateng sebagai komitmen menjaga kualitas kaderisasi.

Soft launching Program Nawa Sena, bentuk kolaborasi antara DPD IMM Jateng dengan BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah–’Aisyiyah (PTMA) se-Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, ’Aisyiyah, serta Ikatan Pelajar Muhammadiyah se-Jateng ini diharapkan menghasilkan rumusan kerja konkret dan berdampak bagi masyarakat.

“Teruslah menyala wahai kader IMM, jadilah obor penerang di Jawa Tengah. Mari bersama memastikan Jawa Tengah tetap menjadi laboratorium kerukunan dan kemajuan,” tutup Kapolres Pekalongan. (Sus)

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *