SPPG Satelit Resmi Hadir di Batuwarno: Wujud Nyata Program Makan Bergizi Gratis Presiden Prabowo
BATUWARNO. Rajawalinusantara TV
– Teka-teki mengenai hadir tidaknya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri, akhirnya terjawab. Harapan masyarakat kembali menyala setelah Yayasan Mitra Mahmudi Berkah memastikan pendirian SPPG Satelit Batuwarno, yang meskipun jumlah penerima manfaatnya di bawah 2.000 orang, tetap mendapat perhatian dan fasilitas dari pemerintah pusat.
Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Yayasan Mitra Mahmudi Berkah pada Kamis, 16 Oktober 2025, melakukan pendistribusian perdana dari Dapur Sehat SPPG Batuwarno yang berlokasi di Dusun Daleman RT 02 RW 02, Desa Batuwarno, Kecamatan Batuwarno.
Distribusi perdana ini turut dilakukan melalui SPPG Kodim 0728/Wonogiri, di bawah penanggung jawab Kasatpel Alvian Yuliana Putra, dan dihadiri oleh 45 tamu undangan dari berbagai unsur pemerintahan, lembaga, dan masyarakat.
SPPG Satelit: Solusi Inklusif untuk Wilayah dengan Penerima Manfaat Minim
Istilah “SPPG Satelit” muncul sebagai solusi dari manajemen pusat guna menjangkau daerah-daerah dengan jumlah penerima manfaat kurang dari 2.000 orang. Wawan Gunanto, Ketua Yayasan Mitra Mahmudi Berkah, menyatakan bahwa dapur SPPG Batuwarno adalah yang terkecil di Kabupaten Wonogiri, namun memiliki semangat besar dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.
Distribusi MBG di wilayah Batuwarno menggunakan kendaraan roda empat dan roda dua, menyesuaikan dengan medan geografis yang menantang. “Setiap warga berhak atas gizi yang cukup. Tidak ada alasan untuk mengesampingkan mereka hanya karena jumlahnya kecil,” ungkap Wawan dalam sambutannya.
Dukungan Forkompimcam dan Pemerintah Daerah
Camat Batuwarno, Khrisma Eko Sutiyono, S.Sos., menyambut baik pendirian SPPG di wilayahnya. Dalam laporannya kepada Wakil Bupati, ia menjelaskan bahwa Batuwarno hanya memiliki sekitar 18.000 jiwa, termasuk warga yang merantau. Dengan 3 SMP/MTs dan 17 SD/MIM, kehadiran SPPG menjadi sangat penting untuk menunjang asupan gizi generasi muda.
Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dari seluruh pemangku kepentingan agar MBG berjalan lancar tanpa memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). “Semoga MBG Batuwarno mampu meningkatkan kualitas SDM yang jujur dan berintegritas,” tegasnya.
Apresiasi dari Wakil Bupati
Wakil Bupati Wonogiri, Imron Rizkiyarno, SH, yang juga hadir sebagai Satgas SPPG, mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi atas upaya Yayasan Mitra Mahmudi Berkah. Ia menegaskan bahwa MBG adalah program nasional yang harus dijalankan sesuai SOP dan regulasi pusat, serta dikelola oleh SDM profesional.
“Program ini tidak hanya menyentuh anak-anak sekolah, tapi juga berdampak positif pada pelaku usaha dan perekonomian desa,” ujarnya. Ia pun memberikan pesan khusus agar pengelolaan MBG Batuwarno dilakukan secara profesional dan penuh tanggung jawab.
Rincian Penerima Manfaat SPPG Batuwarno: 1.925 Anak
Total 1.925 penerima manfaat MBG di Batuwarno berasal dari berbagai jenjang pendidikan, antara lain:
A. PAUD – 170 siswa dari 11 lembaga
B. Taman Kanak-Kanak – 206 siswa dari 13 lembaga
C. Sekolah Dasar dan MIM – 955 siswa dari 17 sekolah
D. SMP dan MTs – 469 siswa dari 3 lembaga
Menu Perdana MBG Batuwarno
Dalam distribusi perdananya, SPPG Batuwarno menyajikan menu bergizi yang terdiri dari:
Nasi
Ayam Karaage
Tahu Bacem
Salad Sayur
Melon
Susu
Tantangan Distribusi di Medan Sulit
Jurnalis Rajawali Nusantara TV, dEn roNGgo, turut menyaksikan langsung proses distribusi MBG menggunakan motor bebek dengan box berisi 120 rantang. Dalam wawancara santai dengan petugas distribusi, terungkap tantangan berat di medan jalan yang sempit, curam, dan belum sepenuhnya mulus.
“Motor bebek sangat berisiko, terutama saat roda depan terangkat. Bisa-bisa makanan tumpah bahkan gagal kirim, apalagi saat musim hujan,” keluh salah satu petugas. Ia berharap ke depan manajemen bisa mempertimbangkan jenis motor yang lebih stabil demi kelancaran distribusi.
Penutup
Dengan berdirinya SPPG Satelit Batuwarno, satu langkah besar telah diambil untuk mewujudkan keadilan gizi bagi seluruh anak bangsa, tanpa memandang jumlah atau lokasi. Batuwarno menjadi contoh nyata bahwa semangat melayani tidak pernah mengenal batas.
Oleh: Agus Sutanto (dEn roNGgo) – Rajawali Nusantara TV Solo Raya















