Kenapa Anom-Nurkholes Tak Diundang Dihari Jadi Pemalang ?
Pemalang,Rajawali Nusantara TV
Wow, keren hari jadi Kabupaten Pemalang yang ke 450 pada 24 Januari 2025 ini mengambil tema “Guyup Rukun Pemalang Luwih Apik”.
Bagus memang jika menilik dari temanya. Ada pesan moral yang disampaikan pemkab kepada masyarakat. Bahwa Kabupaten Pemalang dalam kondisi baik-baik saja. Pertanyaannya apakah memang benar demikian ?
Kabarnya, Mansur Hidayat enggan mengundang Anom Widiantoro-Nurkholes dalam kegiatan hari jadi di sidang paripurna DPRD Pemalang dan kegiatan lainnya.
Alasannya, pasangan An-Nur ini masih ada gugatan di MK yang dilayangkan oleh Viky Prasetyo. Karenanya, hal ini mengundang reaksi dikalangan masyarakat yang beragam. Sebagian besar menganggap tema yang diusung tidak sesuai kenyataan yang ada sekarang ini.
” Setidaknya, undanglah sebagai tokoh masyarakat kalau alasannya seperti itu (gugatan di MK),” tukas salah seorang tokoh masyarakat.
Jelas ini akan menimbulkan preseden buruk diakhir masa jabatan Mansur Hidayat. Alangkah akan lebih indah kalau Mansur Hidayat mengajak duduk bareng Anom dan Nurkholes berdiskusi tentang Pemalang yang lebih bagus.
” Mansur bisa memberikan masukan dengan programnya yang sedang berjalan untuk di sondingkan dengan program Anom-Nurkholes yang akan dikerjakan,” tandasnya.
Ya tapi itu hak Mansur Hidayat selaku bupati, mau mengundang atau tidak, lanjutnya.
Hari jadi kali ini memang tidak ada kirab atau kegiatan seperti tahun sebelumnya. Bisa jadi, pemkab tidak mau dianggap kebangetan. Sebab, tumpukan sampah masih menjadi masalah yang belum teratasi.
Belum lagi, jabatan bupati yang disandang Mansur Hidayat tinggal menghitung hari, tentu dengan capaian dan ekspektasinya.
Semoga ” Guyup Rukun Pemalang Luwih Apik ” bukan hanya slogan tapi benar-benar kalimat ikhlas yang lahir dari hati.
(Chaerun)

















