Proyek Pintu Air ABC Disorot, Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir: Humas Hutama Karya Beri Klarifikasi

banner 120x600

Proyek Pintu Air ABC Disorot, Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir: Humas Hutama Karya Beri Klarifikasi

 

banner 325x300

Indramayu | RajawaliNusantaraTV.id

Pekerjaan rehabilitasi Pintu Air ABC Sungai Saradan di Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah ratusan hektare sawah milik petani setempat terendam genangan air. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena dinilai mengganggu aktivitas pertanian dan mengancam tanaman padi.

Menanggapi keluhan itu, Humas PT Hutama Karya (Persero), Ade, memberikan klarifikasi bahwa genangan air yang terjadi tidak sepenuhnya disebabkan oleh aktivitas proyek. Ia menegaskan, kondisi tersebut merupakan hasil dari dinamika pengelolaan air yang melibatkan permintaan warga serta dipicu oleh tingginya curah hujan.

“Genangan kemarin itu terjadi karena air Sungai Saradan dialirkan ke tengah area proyek atas permintaan warga sendiri, bukan atas inisiatif kami,” ujar Ade saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/12/2025).

Proyek Pintu Air ABC Disorot, Ratusan Hektare Sawah Terendam Banjir: Humas Hutama Karya Beri Klarifikasi

Ade menjelaskan, sebelum pengaliran dilakukan, pihaknya telah menyampaikan potensi risiko genangan kepada masyarakat. Namun saat itu, warga menyatakan memahami dan menyetujui langkah tersebut. “Kami sudah sampaikan risikonya, dan petani mengatakan tidak apa-apa,” jelasnya.

Ia menambahkan, PT Hutama Karya juga telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk kesiapan melakukan pengerukan (codet) sepanjang kurang lebih 200 meter apabila debit air Sungai Saradan meningkat dan berpotensi mengalir ke wilayah Jongger maupun jalur Pertamina.

Saat ini, tingginya curah hujan menyebabkan debit Sungai Saradan kembali naik sehingga area proyek kembali tergenang. Meski demikian, Ade memastikan kondisi tersebut bersifat sementara. “Air sudah mulai surut dan nantinya akan dialirkan ke Cipanas 2, sehingga genangan di lokasi proyek akan berkurang secara bertahap,” katanya.

Terkait progres pekerjaan, Ade mengungkapkan bahwa masa kontrak proyek rehabilitasi Pintu Air ABC dijadwalkan berakhir pada 30 Januari 2026. Namun, akibat cuaca ekstrem dan beberapa kendala teknis di lapangan, pihaknya tengah mengajukan permohonan perpanjangan waktu (addendum) kepada pemilik proyek.

“Kami sudah mengajukan addendum waktu. Mudah-mudahan bisa dipertimbangkan karena faktor cuaca dan kondisi di lapangan yang di luar kendali kami,” ujarnya.

Proyek rehabilitasi Pintu Air ABC Sungai Saradan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan sistem pengendalian banjir dan irigasi di wilayah Indramayu bagian utara. Pintu air ini memiliki peran strategis dalam mengatur distribusi air untuk ribuan hektare sawah di Kecamatan Losarang dan sekitarnya. Proyek tersebut berada di bawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum, dengan PT Hutama Karya sebagai pelaksana.

Keluhan petani muncul karena genangan air di sekitar lokasi proyek menghambat akses ke lahan pertanian dan berpotensi merusak tanaman padi yang sedang memasuki masa pertumbuhan. Warga khawatir, jika kondisi ini berlangsung lama, hasil panen musim tanam kali ini akan terganggu.

Meski demikian, Ade menegaskan komitmen PT Hutama Karya untuk menyelesaikan proyek sesuai standar mutu tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat. “Kami terus berkoordinasi dengan warga, pemerintah desa, dan instansi terkait. Setiap keluhan kami tanggapi secara cepat dan transparan,” tegasnya.

Pihak HK juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berlangsung hingga awal tahun depan. Warga diminta turut menjaga saluran air agar tidak tersumbat guna meminimalkan risiko banjir.

Dengan komunikasi yang semakin terbuka antara kontraktor, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan proyek rehabilitasi Pintu Air ABC dapat segera rampung dan memberikan manfaat maksimal bagi ribuan petani di wilayah Losarang dan sekitarnya.

 

Atim Sawano

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *