banner 728x250

Mobil Pengangkut MBG Terguling di Kedungwuni, SIM Pengemudi Ternyata Sudah Kedaluwarsa

banner 120x600
banner 468x60

PEKALONGAN.Rajawalinusantara TV

– Sebuah mobil Suzuki Pick Up Box pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) mengalami kecelakaan tunggal dan terguling setelah menabrak pagar rumah warga di Jalan Raya Desa Pakisputih, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/12/2025) pagi. Insiden ini diduga kuat terjadi akibat pengemudi kehilangan kendali saat mencoba berbelok.

banner 325x300

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Kendaraan dengan nomor polisi G 9209 LZ yang dikemudikan R (63), warga Desa Tosaran, melaju dari arah selatan menuju utara. Sesampainya di simpang empat, pengemudi hendak berbelok ke kanan, namun diduga tidak dapat mengendalikan laju kendaraan. Mobil pun oleng, menabrak pagar rumah warga, lalu terguling di lokasi kejadian.

Kasat Lantas: Faktor Kelalaian Pengemudi dan SIM Kedaluwarsa

Kasat Lantas Polres Pekalongan, AKP Rony Hidayat, S.H., M.H., membenarkan insiden tersebut setelah turun langsung ke tempat kejadian. Ia menegaskan bahwa kecelakaan ini murni disebabkan oleh kelalaian pengemudi.

“Penyebab kecelakaan adalah pengemudi kurang hati-hati dalam berkendara. Dari hasil pemeriksaan awal, pengemudi kehilangan kendali saat berbelok hingga membanting setir, menabrak pagar, dan menyebabkan mobil terbalik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerusakan material,” jelasnya.

Tidak hanya itu, AKP Rony mengungkapkan temuan penting terkait kelengkapan pengemudi. “SIM pengemudi sudah tidak sah dan kedaluwarsa sejak Agustus kemarin. Artinya, pengemudi tidak dapat menunjukkan legalitas lengkap untuk mengoperasikan kendaraan tersebut,” tegasnya.

Barang MBG Diamankan, Polisi Koordinasi dengan PGN

Meski terjadi kecelakaan, pihak kepolisian memastikan logistik MBG tetap tersalurkan sesuai rencana.

“Barang yang akan dibagikan kepada para siswa langsung kami amankan dan kami antarkan ke lokasi tujuan. Kami tidak ingin distribusinya terhambat akibat kejadian ini,” ujar AKP Rony.

Ia menambahkan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan pimpinan PGN untuk melakukan inventarisasi, evaluasi aturan pengangkutan barang, serta memberikan pelatihan keselamatan berkendara kepada para sopir.

Kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp5 juta. Sementara itu, kendaraan dan sopir telah diamankan guna penyelidikan lebih lanjut terkait pelanggaran lalu lintas.

Suswanto

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *