Talk Show Nasional & Musda GOW Pemalang: Dinsos KBPP Tekankan Peran Perempuan dan Kewaspadaan terhadap Ancaman Sosial
Pemalang, Rajawalinusantara TV
– Talk Show Nasional sekaligus Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Pemalang digelar di Pendopo Kabupaten Pemalang, Sabtu (6/12/2025). Acara ini dihadiri berbagai organisasi perempuan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, dengan mengangkat isu perlindungan perempuan dan anak serta penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kabid PPA Dinas Sosial KBPP Kabupaten Pemalang, Triyatno Yuliharso, yang membacakan sambutan Kepala Dinas Sosial KBPP, menyampaikan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Perempuan merupakan benteng utama dalam keluarga dan memiliki andil besar dalam meningkatkan kualitas SDM. Kami dari Dinsos KBPP berharap GOW dapat terus bersinergi dengan seluruh program pemerintah,” ujarnya.
Triyatno juga menegaskan bahwa GOW memiliki modal sosial kuat sebagai penggerak masyarakat hingga tingkat akar rumput, khususnya dalam isu-isu pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta penanganan persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
Ia mengapresiasi terselenggaranya Talk Show Nasional tersebut, terutama karena isu perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Pemalang masih menjadi tantangan serius. Data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak menunjukkan adanya peningkatan kasus sepanjang 2025.

“Mulai Januari hingga minggu pertama November 2025, tercatat ada 80 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, dan sebagian besar merupakan kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.
Triyatno menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak membutuhkan kolaborasi semua pihak—baik pemerintah, organisasi perempuan, hingga masyarakat luas. Ia berharap GOW dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan ruang aman di berbagai lini kehidupan.
“Kita semua harus berperan aktif menciptakan ruang aman di rumah, sekolah, tempat kerja, maupun lingkungan. Setiap keberanian dan aksi nyata sangat diharapkan masyarakat,” tutupnya.
Di akhir penyampaiannya, Triyatno juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman paham radikalisme yang kini banyak menyebar melalui media sosial, mengingat perempuan dan anak sering kali menjadi sasaran empuk manipulasi digital.
Samuji
















