Pembangunan Irigasi Tersier Diharapkan Tingkatkan Produksi Pertanian di Wonogiri

Oplus_131072
banner 120x600

Wonogiri,Rajawalinusantara TV

— Pembangunan infrastruktur pertanian merupakan bagian integral dari upaya mencerdaskan dan mensejahterakan rakyat. 20 Oktober 2025

banner 325x300

Rajawali Nusantara TV Solo Raya menyadari bahwa salah satu peran penting media adalah menerangi informasi yang gelap, mendekatkan masyarakat pada fakta, serta menjadi fungsi kontrol dalam setiap proses pembangunan yang didanai oleh anggaran negara, baik melalui skema swakelola maupun pihak ketiga.

 

Salah satu pembangunan yang saat ini tengah berjalan adalah proyek Jaringan Irigasi Tersier sepanjang 214 meter yang terletak di hamparan sawah antara Desa Ronggojati dan Sumberagung, Kabupaten Wonogiri. Irigasi ini dibangun menggunakan konstruksi cor bertulang berbentuk huruf U, dan merupakan program dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah.

Pada Senin, 20 Oktober 2025 pukul 13.00 WIB, tim dari Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri meninjau langsung progres pembangunan di lapangan. Hadir dalam kunjungan tersebut, Pejabat Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian, Bapak Giyanto, didampingi Ibu Eny dan Bapak Lardi. Turut mendampingi dari pihak pelaksana proyek, perwakilan dari CV. Norma Karya Utama, Bapak Kunto.

Peninjauan ini dilakukan guna memastikan bahwa seluruh proses pembangunan sesuai dengan gambar teknis dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Dalam keterangannya, Bapak Giyanto menyampaikan harapan agar pekerjaan dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan mutu.

 Pembangunan Irigasi Tersier Diharapkan Tingkatkan Produksi Pertanian di Wonogiri

“Kami meminta semua pihak, baik kontraktor maupun pekerja, untuk mematuhi ketentuan teknis yang berlaku agar kualitas pekerjaan dapat terjamin. Dan yang tidak kalah penting adalah peran petani sebagai penerima manfaat, untuk merawat saluran irigasi ini secara rutin dan bergotong royong,” ujarnya.

Bapak Giyanto juga menegaskan pentingnya menjaga saluran irigasi dari potensi kerusakan, salah satunya dengan melarang praktik penyadapan liar air di sepanjang jaringan irigasi. Kepada pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), beliau berpesan agar tidak segan memberikan sanksi kepada pelanggar demi keberlangsungan manfaat irigasi ini bagi seluruh petani.

Di akhir kunjungannya, Dinas Pertanian menyampaikan harapan agar pembangunan Jaringan Irigasi Tersier ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Dengan demikian, kebutuhan pangan keluarga dapat tercukupi sekaligus mendorong tercapainya ketahanan pangan, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Red/agus Sutanto

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *