Kendal.Rajawalinusantara TV
– Pantai Indah Kemangi (PIK) yang terletak di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kini menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah. Pada Sabtu (18/05/2025), pantai ini tampak ramai dikunjungi, menjadi alternatif rekreasi alam yang semakin populer.
Pantai yang kini menjadi ikon wisata Kecamatan Kangkung ini dulunya sempat terbengkalai. Kepala Desa Jungsemi, Dasuki, menceritakan bahwa awalnya, pada tahun 2018, pengelolaan PIK dipercayakan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), namun hanya bertahan enam bulan sebelum akhirnya bangkrut. Kemudian, pada tahun 2019, pengelolaan diambil alih oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dengan pendanaan dari dana hibah, tanpa menggunakan Dana Desa.

“Sejak awal, kami memang ingin menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata unggulan tanpa membebani anggaran desa,” ungkap Dasuki.
Pengelolaan Pantai Indah Kemangi saat ini melibatkan berbagai elemen masyarakat seperti Pokdarwis, Karang Taruna, dan BUMDes. Di kawasan wisata tersebut, para pelaku UMKM diberikan ruang untuk berdagang tanpa dikenai retribusi, dengan syarat mematuhi peraturan yang berlaku.
Dasuki juga menjelaskan bahwa upaya pengembangan wisata bahari ini sudah dirintis sejak dirinya dilantik sebagai kepala desa pada Desember 2016. Pada tahun 2017, ia mengajukan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler bersama Kodim 0715, yang membawa Desa Jungsemi meraih peringkat pertama nasional. Setahun kemudian, Dasuki mengajukan status Desa Wisata kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kendal yang kemudian disetujui oleh Bupati.
Meski awalnya mengalami kegagalan melalui Pokdarwis, Dasuki tak menyerah. Dengan semangat kolaboratif, ia membangkitkan kembali Pantai Indah Kemangi menggunakan dana hibah, hingga menjadi destinasi unggulan seperti sekarang.
“Kunci membangun desa wisata adalah kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya,” tambahnya.
Pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5.000. Uniknya, tidak ada biaya parkir baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat. Fasilitas di PIK cukup lengkap, meliputi pujasera, toilet umum, rumah joglo, musala, serta aula pertemuan. Untuk anak-anak, tersedia wahana permainan seperti playground, banana boat, speed boat, perahu tradisional, mini trail, dan andong.
Dasuki berharap ke depan Pantai Indah Kemangi bisa menarik wisatawan luar provinsi hingga mancanegara. Ia menargetkan pendapatan dari wisata ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga, termasuk melalui program CSR pendidikan nonformal yang pernah digulirkan pada 2021 dengan nilai Rp350 juta.
“Ini adalah bentuk nyata pengabdian untuk masyarakat. Kami ingin memastikan wisata ini tidak hanya indah, tapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi warga Desa Jungsemi,” tutupnya.
Red/01
















