Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden Prabowo Beri Penghargaan kepada Gubernur Dedi Mulyadi atas Gebrakan Pro-Rakyat di Jawa Barat

banner 120x600

Rajawalinusantara TV
Bandung, 10 Mei 2025
Langkah progresif dan keberpihakan nyata Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi, terhadap masyarakat kecil menuai apresiasi luas. Salah satu tokoh nasional dan pakar hukum internasional, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, SH., MH., menyampaikan pujian mendalam serta harapan agar Presiden Jenderal H. Prabowo Subianto memberikan penghargaan kepada Dedi Mulyadi atas dedikasinya.

Menurut Prof. Sutan Nasomal, upaya membenahi Jawa Barat di tengah tingkat kemiskinan, pengangguran, dan banyaknya anak putus sekolah bukanlah tugas ringan. Dedi Mulyadi secara aktif menyusuri pelosok wilayah untuk mendengar langsung aspirasi rakyat, lalu menyusun langkah-langkah konkret berbasis kebutuhan riil masyarakat.

banner 325x300

“Langkah Kang Dedi sangat inspiratif dan patut menjadi teladan bagi para gubernur lain dalam Kabinet Merah Putih Indonesia Emas 2025,” ujar Prof. Sutan.

Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan seperti Dedi Mulyadi—yang dikenal merakyat, rendah hati, dan terbuka berdialog—merupakan sosok pemimpin ideal yang dirindukan rakyat Indonesia. Ia berharap Presiden Prabowo memberi penghargaan kepada gubernur-gubernur berprestasi seperti Dedi, sebagai bentuk motivasi nasional dalam membangun negeri.

Prof. Sutan turut mengingatkan pentingnya reformasi cara kerja pemerintahan, menyarankan agar pemimpin di semua lini berani meninggalkan praktik-praktik birokrasi yang tidak efektif. Ia pun menekankan pentingnya mempercepat kebangkitan ekonomi rakyat Sunda yang tengah terpuruk.

“Para pemimpin akan berdosa besar bila membiarkan rakyatnya terlunta-lunta dalam kesulitan dan kelaparan,” tegasnya.

Dengan penuh rasa syukur, Prof. Sutan Nasomal berdoa agar semakin banyak lahir pemimpin yang bertakwa, berilmu, dan berhati tulus dalam melayani rakyat.

Red/FF

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *