Ketua MUI Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Tangani Insiden di Sindang, Dialog dengan Tokoh Masyarakat Dikedepankan

banner 120x600

INDRAMAYU, Rajawalinusantaratv.id

– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Indramayu, KH Ahmad Syaerozi Bilal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolres Indramayu atas langkah cepat dan pendekatan dialogis dalam menangani insiden yang terjadi beberapa hari lalu di wilayah Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu.

banner 325x300

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, Kapolres Indramayu menunjukkan perhatian serius dalam menyikapi persoalan tersebut dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat hingga para ulama.

Pendekatan persuasif melalui dialog dan silaturahmi dinilai penting untuk meredam ketegangan, membangun komunikasi antarkelompok masyarakat, serta mencegah persoalan berkembang lebih luas.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Kapolres yang telah mampu menangani permasalahan itu. Beliau meluangkan waktu khusus untuk menangani hal ini,” ujar KH Ahmad Syaerozi Bilal, Senin (28/9/2026).

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan Kapolres Indramayu adalah mempertemukan unsur masyarakat Madura dengan berbagai pihak terkait guna membangun pemahaman bersama mengenai situasi yang terjadi.

Pertemuan tersebut melibatkan unsur Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), baik dari tingkat pusat, Kabupaten Indramayu maupun Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Pondok Pesantren Al-Mu’minin.

Dalam forum tersebut, Kapolres Indramayu memberikan penjelasan mengenai situasi dan rangkaian peristiwa yang terjadi. Langkah ini dilakukan agar seluruh pihak memperoleh informasi secara utuh dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

KH Ahmad Syaerozi Bilal menyebut komunikasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Madura yang selama ini tinggal dan mencari nafkah di Kabupaten Indramayu.

Ia juga menekankan pentingnya sikap saling menghormati, menaati norma yang berlaku, serta menjaga hubungan sosial yang harmonis di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki dan menjaga kehidupan yang damai,” katanya.

### Kapolres Rangkul Warga Rambatan Wetan dan Rambatan Kulon

Upaya menjaga situasi tetap aman dan kondusif tidak berhenti pada pertemuan dengan unsur masyarakat Madura. Kapolres Indramayu juga menggelar silaturahmi dan dialog bersama tokoh masyarakat serta warga Desa Rambatan Wetan dan Desa Rambatan Kulon.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat diajak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, menahan diri, serta mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Menurut KH Ahmad Syaerozi Bilal, dialog tersebut menghasilkan sejumlah titik temu yang dapat diterima oleh masyarakat.

Ia kembali menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Indramayu yang dinilai mengedepankan pendekatan persuasif dengan merangkul berbagai elemen masyarakat dalam upaya menjaga keharmonisan dan stabilitas sosial.

Keterlibatan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lainnya dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap aman sekaligus mencegah munculnya persoalan lanjutan.

### MUI Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Lebih lanjut, KH Ahmad Syaerozi Bilal berharap seluruh elemen masyarakat Kabupaten Indramayu terus menjaga persatuan, saling menghormati, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi memecah kebersamaan.

Menurutnya, suasana yang aman dan damai merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga melalui komunikasi, toleransi, dan semangat persaudaraan.

Ia berharap upaya dialog dan silaturahmi yang telah dilakukan dapat memperkuat kerukunan masyarakat serta menjaga Kabupaten Indramayu tetap aman dan kondusif.

“Mudah-mudahan Indramayu tetap kondusif, aman dan terkendali, serta menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kita hidup bersama-sama, mencari rezeki demi bekal ibadah masing-masing,” tuturnya.

Atim Sawano

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *