Ada Apa ? 10 PAC PPP Ogah Datang Di Acara Harlah Dikantor DPC PPP Pemalang
Pemalang. Rajawali Nusantara TV
– Ada satu pemandangan yang tak biasa di harlah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ke 52 Kabupaten Pemalang di kantor DPC PPP pada Minggu 5 Januari 2025 yang lalu.
Desas desus yang ada partai berlambang Kabah di Kabupaten Pemalang sedang ada friksi internal. Bahkan ditengarai sudah muncul krisis kepercayaan kepada kepengurusan DPC PPP.
Konon, friksi ini sudah muncul sejak adanya berita tentang kucuran dana yang diduga untuk bantuan partai yang nilainya 900 jutaan pada masa bupati Mukti Agung Wibowo. Ditambah lagi, terpuruknya Mansur Hidayat dalam pilkada kemarin padahal ditopang koalisi partai besar.
Pada acara harlah itu, nampak dihadiri Bupati Pemalang Mansur Hidayat, ST.M.ling yang juga kader partai tersebut serta jajaran pengurus DPC PPP dengan pemotongan tumpeng yang diterimakan kepada Mansur Hidayat.
Lalu ada hal apa dalam harlah itu ? biasanya harlah nampak rame kali ini begitu sepi dan terkesan ada sesuatu yang menjadi rahasia. Informasinya dari 14 PAC yang diundang hanya 4 PAC yang datang. Mereka yang hadir adalah PAC Petarukan,PAC Pulosari, PAC Comal dan PAC Taman.
Kesepuluh PAC yang tidak ada di kantor DPC PPP ternyata menurut informasi berada di DPW Jawa Tengah sedang konsolidasi dengan ngopi santai.
Berdasarkan keterangan salah seorang kader PPP Pemalang, hal ini karena banyak kader yang sudah tidak percaya lagi dengan pengurus DPC sekarang ini.
Alasan lainnya, berulang kali Fahmi Hakim selalu mengatakan akan mengundurkan diri dari DPC PPP apabila perolehan kursi PPP di dewan Pemalang tidak bertambah. Ditambah lagi kegagalan PPP Pemalang memenangkan Mansur Hidayat dalam pilbub kemarin.
Kenyataanya, omongannya hanya pepesan kosong belaka. Kalau konsukuen ya mundur kan dia sendiri yang ngomong.
” Hal inilah yang menjadi penilaian kami, ya harusnya itu menjadi pertanggung jawaban omongannya,” ujar salah seorang kader PPP
Sementara itu, mereka yang memilih hadir di DPW Provinsi JawaTengah mengatakan sebenarnya ini adalah tanda adanya friksi di partai berlambang kabah.
” Intinya kami sudah tidak percaya lagi, ya seperti itu lah,” ujarnya.
Sementara itu Ketua DPC PPP Fahmi Hakim yang dihubungi melalui inbok sampai sekarang belum memberikan jawaban terkait persoalan tersebut.
(Chaerun)

















