banner 728x250

“CPPPK Banjarnegara Tegaskan Penolakan atas Penundaan Pelantikan CPNS 2024, Ancaman Aksi Massa ke Jakarta”

banner 120x600
banner 468x60

“CPPPK Banjarnegara Tegaskan Penolakan atas Penundaan Pelantikan CPNS 2024, Ancaman Aksi Massa ke Jakarta”

 

banner 325x300

BANJARNEGARA, Rajawalinusantaratv.id – Para tenaga Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (CPPPK) dari berbagai instansi di Kabupaten Banjarnegara mengungkapkan pernyataan tegas terkait penundaan pelantikan CPNS dan CPPPK formasi 2024. Keputusan ini mereka anggap merugikan ribuan pegawai Non-ASN di seluruh Indonesia, dan sebagai bentuk protes, mereka menolak keras penundaan tersebut.

 

Koordinator CPPPK Kabupaten Banjarnegara, Gemma Timur Kuncoro, bersama ratusan tenaga CPPPK lainnya, secara jelas menyatakan penolakan terhadap penundaan pengangkatan dan pelantikan CPNS serta CPPPK 2024. Gemma menilai bahwa kebijakan tersebut hanya akan memperpanjang ketidakpastian status kepegawaian, yang pada gilirannya semakin membebani para pekerja Non-ASN yang sudah lama mengabdi.

 

“Kami merasa keputusan ini hanya akan menambah beban bagi tenaga Non-ASN. Ketidakpastian status kerja terus berlanjut dan sangat merugikan mereka,” ujar Gemma dalam pernyataan sikap yang disampaikan pada Jumat (12/3). Pernyataan ini merupakan hasil dari musyawarah internal Forum CPPPK Banjarnegara setelah mendengar kabar tentang penundaan pelantikan.

 

Selain itu, mereka juga menuntut agar amanat UU ASN Nomor 20 Tahun 2023 Pasal 66 tentang penataan pegawai Non-ASN, yang harus diselesaikan paling lambat Desember 2024, segera dilaksanakan. Para tenaga CPPPK menegaskan bahwa pemerintah harus memenuhi kewajiban ini sebagai bentuk keadilan dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh tenaga Non-ASN.

 

Lebih lanjut, Gemma menegaskan bahwa jika hingga 17 Maret 2025 tidak ada kejelasan mengenai pelantikan, lebih dari 300 tenaga CPPPK dari Banjarnegara akan berangkat ke Jakarta untuk bergabung dengan rekan-rekan mereka dari seluruh Indonesia, untuk menyuarakan tuntutan ini di ibu kota.

 

“Jika tidak ada informasi yang jelas hingga 17 Maret 2025, kami akan berangkat ke Jakarta untuk memperjuangkan nasib kami. Kami akan berkumpul di Alun-alun Banjarnegara pada pukul 15.00 WIB untuk memulai perjalanan,” tegasnya.

 

Bagi tenaga teknis R3 dan R4, Gemma juga mengingatkan agar segera berkoordinasi dengan koordinator masing-masing di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan kesiapan keberangkatan.

 

#CPPPK #Banjarnegara #PelantikanCPNS #AksiMassa

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *